2000
Perusahaan ini didirikan sebagai Distributor Alat Kesehatan.
2003
Perusahaan membuka kantor cabang di Semarang, Medan, Bandung, dan Surabaya.
2006
Pindah ke kantor Tebet dan meningkatkan jumlah tim menjadi 50 karyawan.
2013
Mendapatkan proyek IsDB senilai US$ 3,3 juta di Universitas Sumatera Utara (USU).
2016
Mendapatkan dua proyek IsDB: senilai US$8,34 juta di Universitas Sebelas Maret (UNS) dan US$6,84 juta di Universitas Andalas (Unand).
2018
Perusahaan memperoleh sertifikasi Cara Distribusi Alat Kesehatan yang Baik (CDAKB) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
2019
Pindah ke Gedung ESA8, berkembang menjadi 100 karyawan, dan mendapatkan proyek IsDB senilai Rp. 63 miliar di UNSRAT.
2020
Mendirikan pabrik manufaktur baru di Solo dan mendapatkan proyek senilai Rp. 49 miliar dari Kementerian Pertahanan.
2021
Mendapatkan proyek IsDB senilai US$3,3 juta di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) dan memperoleh sertifikasi TKDN.
2023
Mendirikan pabrik baru di Cikupa.
2024
Mendapatkan proyek Rumah Sakit Vertikal Makassar senilai Rp. 392,2 miliar dan proyek Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo senilai Rp. 239,2 miliar, keduanya didanai oleh IsDB. Juga memperoleh sertifikasi manufaktur CPAKB dari Kementerian Kesehatan.
2025
Menjalin kemitraan dengan WEGO untuk produksi lokal benang bedah dan mendapatkan proyek kesehatan yang didanai oleh Bank Dunia (Rp101 miliar) serta IsDB (Rp47 miliar).
© ESA MEDIKA MANDIRI. All Rights Reserved.